Akurasi dalam Melaporkan Profitabilitas Pelanggan: Analisis Penerapan Customer Profitability Analysis pada PT Sumber Alfaria Trijaya TBK. Periode 2024-2025
Keywords:
Akurasi pelaporan, profitabilitas pelanggan, Customer Profitability Analysis, Alfamart, akuntansi manajemen.Abstract
Akurasi dalam melaporkan profitabilitas pelanggan merupakan aspek penting dalam akuntansi manajemen untuk mengetahui kontribusi pelanggan terhadap keuntungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akurasi pelaporan profitabilitas pelanggan pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis data sekunder yang bersumber dari laporan perusahaan dan laporan keuangan tahun 2024–2025. Analisis dilakukan dengan mengevaluasi rasio profitabilitas perusahaan serta mengidentifikasi penerapan Customer Profitability Analysis (CPA) melalui integrasi data penjualan, biaya pelayanan, promosi, dan aktivitas pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan neto Alfamart meningkat dari Rp118,23 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp126,74 triliun pada tahun 2025. Gross Profit Margin (GPM) meningkat dari 21,46% menjadi 21,90%, Operating Profit Margin (OPM) meningkat dari 3,45% menjadi 3,60%, dan Net Profit Margin (NPM) meningkat dari 2,72% menjadi 2,81%. Meskipun demikian, rasio profitabilitas perusahaan secara keseluruhan belum dapat menunjukkan kelompok pelanggan yang paling menguntungkan. Oleh karena itu, integrasi data transaksi dan biaya pelanggan diperlukan untuk menghasilkan informasi yang lebih akurat sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen.

