Peer Review Process

Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
[e-ISSN: 3123-5484] menerapkan Open Peer Review sebagai bagian dari komitmen jurnal terhadap transparansi, akuntabilitas, objektivitas, dan integritas ilmiah. Sistem ini dirancang untuk memastikan setiap naskah yang diterbitkan memiliki kualitas akademik yang baik, kontribusi ilmiah yang jelas, serta melalui proses evaluasi yang terbuka dan bertanggung jawab.

Proses peer review melibatkan editor dan sekurang-kurangnya dua reviewer yang memiliki kepakaran sesuai dengan bidang bahasa Arab, sastra Arab, linguistik, penerjemahan, pembelajaran bahasa Arab, atau bidang terkait lainnya. Seluruh proses dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalitas dan etika publikasi ilmiah.

Prinsip Open Peer Review

Pelaksanaan Open Peer Review pada Qawa’id didasarkan pada prinsip-prinsip berikut:

  1. Transparansi Identitas Reviewer
    Identitas reviewer dapat diketahui oleh penulis sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses penelaahan ilmiah.

  2. Keterbukaan Laporan Review
    Laporan dan komentar reviewer dapat dipublikasikan bersama artikel yang telah diterbitkan, sehingga pembaca dapat mengetahui proses evaluasi dan perbaikan yang dilakukan terhadap naskah.

  3. Dialog Akademik yang Konstruktif
    Penulis dan reviewer dapat berinteraksi melalui mekanisme editorial yang disediakan untuk memberikan klarifikasi, menyampaikan argumentasi akademik, dan meningkatkan kualitas naskah.

  4. Pengakuan terhadap Reviewer
    Reviewer dapat memilih untuk mencantumkan identitasnya pada laporan review dan memperoleh pengakuan atas kontribusinya dalam menjaga mutu publikasi ilmiah.

  5. Objektivitas dan Independensi
    Reviewer memberikan penilaian berdasarkan kualitas ilmiah, metodologi, kebaruan, argumentasi, dan kontribusi naskah tanpa dipengaruhi oleh identitas, afiliasi, latar belakang, maupun karakteristik pribadi penulis.

  6. Etika dan Integritas Ilmiah
    Editor, reviewer, dan penulis wajib menjunjung tinggi etika akademik, menghindari konflik kepentingan, menghormati proses ilmiah, serta menjaga integritas selama proses editorial berlangsung.

Karakteristik Peer Review Qawa’id

Untuk mendukung proses publikasi yang transparan dan berkualitas, Qawa’id menerapkan karakteristik berikut:

  • Identitas reviewer dapat disampaikan kepada penulis.

  • Reviewer memberikan evaluasi berdasarkan standar akademik dan keilmuan yang relevan.

  • Laporan review dapat dibuka bersama artikel yang telah diterbitkan.

  • Penulis diberikan kesempatan memberikan tanggapan dan melakukan perbaikan terhadap komentar reviewer.

  • Reviewer dapat memperoleh pengakuan atas kontribusinya dalam proses penelaahan.

  • Proses review dilaksanakan secara objektif, konstruktif, profesional, dan bebas dari diskriminasi.

  • Keputusan editorial didasarkan pada kualitas ilmiah, hasil review, dan kualitas revisi naskah.


Tahapan Proses Peer Review

Untuk memastikan setiap naskah diproses secara sistematis, transparan, dan konsisten, Qawa’id menerapkan tahapan peer review sebagai berikut:

1. Submission dan Pemeriksaan Teknis

Naskah yang dikirimkan melalui sistem online submission akan diperiksa oleh tim editorial untuk memastikan kelengkapan dokumen, kesesuaian format, struktur artikel, gaya sitasi, serta kepatuhan terhadap pedoman penulisan dan etika publikasi jurnal.

2. Pemeriksaan Orisinalitas

Sebelum memasuki proses penelaahan substansi, naskah akan menjalani pemeriksaan kemiripan (similarity check) menggunakan perangkat pendeteksi plagiarisme. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan orisinalitas dan mencegah adanya indikasi plagiarisme maupun duplikasi publikasi.

3. Editorial Screening

Editor melakukan penilaian awal terhadap kesesuaian naskah dengan Focus and Scope Qawa’id, kualitas akademik dasar, kebaruan topik, kejelasan tujuan, relevansi kajian pustaka, serta kelayakan metodologi.

Naskah yang tidak sesuai dengan fokus jurnal atau tidak memenuhi standar minimum akademik dapat ditolak pada tahap awal (desk rejection).

4. Penunjukan Editor

Naskah yang lolos pemeriksaan awal akan ditugaskan kepada editor yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang kajian artikel. Editor bertanggung jawab mengoordinasikan proses review, komunikasi editorial, revisi, hingga pengambilan keputusan akhir.

5. Pemilihan Reviewer

Editor akan menunjuk sekurang-kurangnya dua reviewer yang memiliki keahlian relevan dengan topik naskah. Pemilihan reviewer mempertimbangkan kompetensi akademik, pengalaman publikasi, kepakaran bidang, dan potensi konflik kepentingan.

6. Proses Peer Review

Reviewer melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap aspek-aspek berikut:

  • kebaruan dan orisinalitas penelitian;

  • relevansi artikel dengan fokus dan ruang lingkup jurnal;

  • kejelasan rumusan masalah dan tujuan penelitian;

  • kekuatan landasan teori dan kajian literatur;

  • ketepatan metode penelitian;

  • kualitas dan validitas data;

  • ketepatan analisis dan interpretasi;

  • kedalaman pembahasan;

  • kontribusi teoretis dan praktis;

  • kualitas serta kemutakhiran referensi;

  • kejelasan kesimpulan dan implikasi;

  • kualitas penggunaan bahasa Arab maupun bahasa pengantar artikel; dan

  • kualitas penyajian artikel secara keseluruhan.

Reviewer memberikan komentar, rekomendasi, dan saran perbaikan yang konstruktif untuk membantu penulis meningkatkan kualitas naskah.

7. Revisi oleh Penulis

Penulis diberikan kesempatan untuk memperbaiki naskah berdasarkan masukan reviewer dan editor. Revisi harus dilakukan secara substansial dan bertanggung jawab serta disertai tanggapan terhadap komentar reviewer apabila diminta.

Apabila diperlukan, naskah hasil revisi dapat dikembalikan kepada reviewer untuk dilakukan evaluasi lanjutan.

8. Keputusan Editorial

Setelah mempertimbangkan hasil review dan kualitas revisi, editor menetapkan keputusan akhir. Keputusan dapat berupa:

  • Accept — naskah diterima dan siap diproses untuk publikasi.

  • Minor Revision — naskah memerlukan perbaikan kecil sebelum diterbitkan.

  • Major Revision — naskah memerlukan perbaikan substansial dan dapat menjalani review lanjutan.

  • Resubmit for Review — naskah belum dapat diterima, tetapi masih memiliki peluang untuk dipertimbangkan kembali setelah dilakukan perbaikan mendasar.

  • Reject — naskah tidak memenuhi standar ilmiah atau tidak sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.

Keputusan akhir merupakan kewenangan editor berdasarkan keseluruhan proses editorial dan tidak semata-mata ditentukan oleh satu rekomendasi reviewer.

9. Copyediting dan Layout

Naskah yang telah diterima akan memasuki tahap penyuntingan akhir (copyediting) untuk memastikan ketepatan bahasa, struktur artikel, sitasi, referensi, tabel, dan elemen pendukung lainnya.

Selanjutnya, naskah akan melalui proses layout dan proofreading sebelum diterbitkan.

10. In-Press dan Publication

Artikel yang telah dinyatakan accepted dan menyelesaikan proses editorial dapat ditampilkan terlebih dahulu pada rubrik In-Press. Setelah seluruh proses penerbitan selesai, artikel akan diterbitkan secara resmi pada edisi reguler Qawa’id sesuai dengan jadwal penerbitan jurnal.


Plagiarism and Originality Policy

Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab berkomitmen menjaga orisinalitas, integritas, dan etika akademik dalam seluruh proses publikasi. Setiap naskah yang masuk akan menjalani pemeriksaan kemiripan (similarity check) menggunakan Turnitin sebelum atau selama proses peer review.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi plagiarisme, duplikasi publikasi, self-plagiarism yang tidak semestinya, serta penggunaan sumber tanpa atribusi yang tepat. Hasil pemeriksaan menjadi salah satu pertimbangan editor dalam menentukan kelayakan naskah.

Penulis bertanggung jawab penuh atas keaslian dan orisinalitas naskah, termasuk seluruh data, analisis, kutipan, ilustrasi, dan referensi yang digunakan. Setiap bentuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi sitasi, maupun pelanggaran integritas akademik lainnya tidak dapat ditoleransi.

Apabila ditemukan indikasi pelanggaran etika akademik, editor dapat meminta klarifikasi kepada penulis dan mengambil tindakan sesuai dengan tingkat pelanggaran, termasuk mengembalikan naskah untuk perbaikan, menghentikan proses editorial, menolak naskah, atau melakukan tindakan pascapublikasi apabila pelanggaran ditemukan setelah artikel diterbitkan.

Melalui kebijakan ini, Qawa’id berupaya memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memenuhi standar orisinalitas, integritas, transparansi, dan tanggung jawab ilmiah, serta memberikan kontribusi yang bermakna bagi perkembangan kajian bahasa Arab dan sastra Arab.