Rekonstruksi Epistemologi Pembelajaran Pai Di Era Digital: Formulasi Konsep Konstruktivisme-Konektivisme Dalam Membangun Kemandirian Belajar

Authors

  • Aulia Mustofa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia Penulis
  • Yusuf Nur Rochman Rasyid Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia Penulis

Keywords:

Rekonstruksi Epistemologi, Pembelajaran PAI, Konstruktivisme, Konektivisme, Era Digital

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama Islam di era disrupsi saat ini tidak hanya terbatas pada media fisik saja, namun sudah mulai merambah ke beberapa media digital yang terkoneksi secara massal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka epistemologis yang dapat merekonstruksi pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di era digital melalui formulasi konsep belajar konstruktivisme dan konektivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan teknik analisis data utamanya menggunakan Teknik analisis isi (content analysis) dari Klaus Krippendorff. Penelitian ini mengemukakan sintesis konsep konstruktivisme-konektivisme yang menekankan kemampuan mengonstruksi pengetahuan dan menghubungkan pengetahuan secara simultan sebagai langkah untuk merekonstruksi epistemologi pembelajaran PAI di era digital saat ini. Formulasi konsep keduanya memiliki implikasi terhadap pembelajaran PAI di era digital, diantaranya yaitu transformasi peran guru, desain pembelajaran, proses belajar peserta didik, dan sistem evaluasi yang lebih otentik.

References

Ajito, Timoteus. 2024. “Peran Konektivisme Dalam Pembelajaran Digital.” Journal on Education 7(1):6968–76.

Alya, Rahma, Siti Khoriah Fitriyani, dan Nurul Zaman. 2025. “Dampak Pembelajaran PAI Berbasis Proyek terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik.” Qazi: Journal of Islamic Studies 2(2):621–28. doi:10.61104/qz.v2i2.496.

Atay, Bulut, dan Evren Sumuer. 2021. “College Students’ Readiness for Connectivist Learning: The Development and Validation of a Scale.” International Journal of Information and Learning Technology 38(2):230–42. doi:10.1108/IJILT-12-2019-0124.

Barrientos, Rosa Aleida Gómez, Anyela Patricia Villamizar-Carrillo, dan Richard Eliseo Mendoza Gáfaro. 2025. “A Pedagogical Model for The Construction of Knowledge Through Collaborative Learning in The Era of Connectivity.” Journal of Posthumanism 5(7):1623–50. doi:10.63332/joph.v5i7.2952.

Bustomi, Ismail Sukardi, dan Mardiah Astuti. 2024. “Pemikiran Konstruktivisme dalam Pemikiran Jean Piaget dan Lev Vygotsky.” Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran 7(4):16376–83.

Campbell, Chris, dan Tran Le Nghi Tran. 2023. “The 3C Merry-Go-Round: Constructivism, Cognitivism, Connectivism, Etc.” Hlm. 203–25 dalam Technology-Enhanced Learning and the Virtual University. Springer, Singapore.

Damayanti, Dewina Rakhma Alfina, dan Auliya Ridwan. 2024. “Perubahan Sosial dan Pendidikan dalam Peran Guru PAI di Era Digital.” Social Studies in Education 2(2):123–38. doi:10.15642/sse.2024.2.2.123-138.

Dias, Elaine, Joaquim Fialho, dan Marcos Cavalcanti. 2024. “Exploring the Dynamics of Information and Knowledge Sharing in Intraorganizational Networks: A Longitudinal Study of a Brazilian Organization.” Open Journal of Business and Management 12(6):4382–4400. doi:10.4236/ojbm.2024.126220.

Duan, Jinju, Kui Xie, dan Qiuhua Zhao. 2024. “A Personal Social Knowledge Network (PSKN) Facilitates Learners’ Wayfinding and Its Differences in Behavior Patterns Between High and Low Performers in Connectivist Learning.” International Journal of Educational Technology in Higher Education 21(1):22. doi:10.1186/s41239-024-00454-5.

Fahrurrosi, Lingga, M. Taufik Ismail Siregar, Abadullah Hilmi Az-Zuhdy, dan Hesim Muzedi. 2025. “Analisis Kewajiban Menuntut Ilmu Dalam Islam Perpspektif Al-Qur’an Dan Hadis.” Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam 3(1):348–57. doi:10.61104/ihsan.v3i1.834.

Goldie, John Gerard Scott. 2016. “Connectivism: A Knowledge Learning Theory for the Digital Age?” Medical Teacher 38(10):1064–69. doi:10.3109/0142159X.2016.1173661.

Hendricks, Gavin Peter. 2019. “Connectivism as a Learning Theory and Its Relation to Open Distance Education.” Progressio 41(1):13. doi:10.25159/2663-5895/4773.

Hilalludin, Hilalludin, dan Laelatul Badriah. 2026. “Analisis Kebijakan Kurikulum Nasional dalam Kerangka Ideologi dan Tujuan Pendidikan Nasional.” Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam 2(01):75–87.

Hilalludin, Hilalludin, Siti Nur Suciowati, Dedi Sugari, dan Erna Dwi Maryani. 2025. “Dinamika perubahan sosial masyarakat digital dan dampaknya terhadap identitas remaja.” SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 1(03):01–14.

Holbrook, Jack, T. B. M. Chowdhury, dan Miia Rannikmäe. 2022. “A Future Trend for Science Education: A Constructivism-Humanism Approach to Trans-Contextualisation.” Education Sciences 12(6):413. doi:10.3390/educsci12060413.

Karulita, Sindy, dan Sugeng Sugeng. 2025. “Model Evaluasi Otentik Dalam Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Karakter Siswa Di Era Digital.” EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 5(3):759–68. doi:10.56832/edu.v5i3.2123.

Krippendorff, Klaus. 2004. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. 2 ed. California: Sage Publications.

Lala, Nurzamsinar, dan Sudirman. 2025. “Teori Konektivisme dalam Pembelajaran Abad Ke-21.” Jurnal Pendidikan Kreatif 6(2):273–84.

Lubis, Willy Akmansyah, Sehat Harahap, dan Fadriati. 2025. “Hakikat Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Integratif Di Sekolah.” Edu Research: Jurnal Penelitian Pendidikan 6(2):432–41. doi:10.47827/jer.v6i2.781.

Narpila, Suci Dahlya, Dinda Dyah Pitaloka, Rizky Ramadhan, dan Abdul Muttaqin Rusydi. 2024. “Perbandingan Kegiatan Pembelajaran Konvensional dan Pembelajaran Berbasis Teknologi Terhadap Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus pada Kls VIII A SMP Cerdas Bangsa, Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang).” Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Sosial 3(1):210–20. doi:https://doi.org/10.61132/nakula.v3i1.1501.

Nurjamilah, Salsabila Alfiatur Rizki, M. Tizani Nawa Bik, dan Emilia Susanti. 2025. “Teori Belajar Kontruktivisme.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 4(4):6867–82.

Sastra, Alihan, Intan Ratnasari, Lifia Fanessa, dan Sheren Rahmadanti. 2025. “Hakikat Dasar dan Tujuan Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Nusantara 10(2):151–60.

Setyaningsih, Rina, Dedeh Istiqomah, Heni Lestari, Siti Dinda Handayani, dan Nur Inayah. 2025. “Strategi Guru PAI Dalam Memanfaatkan Teknologi Dan Media Pembelajaran Untuk Generasi.” Jurnal Pendidikan Agama Islam 4(2):187–91.

Subagyo, Zelin Feby Zeina. 2025. “72% Publik Indonesia Gunakan AI untuk Bantu Pekerjaan Sehari-hari.” https://data.goodstats.id.

Supena, Ilyas, Agus Darmuki, dan Ahmad Hariyadi. 2021. “The Influence of 4C (Constructive, Critical, Creativity, Collaborative) Learning Model on Students’ Learning Outcomes.” International Journal of Instruction 14(3):873–92. doi:10.29333/iji.2021.14351a.

Yonatan, Agnes Z. 2023. “Menilik Pengguna Media Sosial Indonesia 2017-2026.” https://data.goodstats.id.

Zed, Mestika. 2023. Metode Penelitian Kepustakaan. 6 ed. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-14

How to Cite

Rekonstruksi Epistemologi Pembelajaran Pai Di Era Digital: Formulasi Konsep Konstruktivisme-Konektivisme Dalam Membangun Kemandirian Belajar. (2026). Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 2(01), 125-139. https://www.risetcendikia.com/index.php/jurnal-arruhul-ilmi/article/view/294

Similar Articles

21-30 of 36

You may also start an advanced similarity search for this article.