Masa Depan Historiografi: Interdisipliner, Multikultural, Dan Global

Authors

  • Indah Sari Dewi Pascasarjana Universitas Islam Negri Alauddin Makassar Penulis
  • Musafir Pabbabari Pascasarjana Universitas Islam Negri Alauddin Makassar Penulis

Keywords:

Historiografi Interdisipliner, Multikultural, Global

Abstract

Penulisan sejarah (historiografi) tengah mengalami transformasi fundamental sebagai respons terhadap kompleksitas tantangan abad ke-21. Artikel ini mengeksplorasi pergeseran historiografi dari narasi nasional-sentris yang linear menuju pendekatan yang lebih inklusif dan integratif. Dengan menganalisis peran metodologi interdisipliner, kebutuhan akan inklusivitas multikultural, dan urgensi sejarah global. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh melalui penelusuran berbagai jurnal internasional terindeks Scopus, buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-kritis.  Hasil penelitian menujukkan bahwa masa depan historiografi terletak pada kemampuannya untuk mendialogkan berbagai disiplin ilmu, memberikan ruang bagi suara yang terpinggirkan, dan memetakan sejarah manusia dalam skala planetar. Historiografi bukan sekadar pencatatan masa lalu, melainkan refleksi dari kebutuhan sosial, politik, dan intelektual pada masanya. Jika abad ke-19 ditandai oleh historiografi yang membangun identitas negara-bangsa, dan abad ke-20 didefinisikan oleh sejarah sosial dan struktural (seperti Annales School), maka abad ke-21 menuntut bentuk penulisan sejarah yang melampaui batas-batas kaku negara dan disiplin ilmu. Masa depan historiografi menuntut pergeseran paradigma menuju pendekatan yang lebih cair, setara, dan luas.

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Masa Depan Historiografi: Interdisipliner, Multikultural, Dan Global. (2026). Luxfia: Journal of Multidisciplinary Research, 1(01), 111-126. https://www.risetcendikia.com/index.php/journal-luxfia/article/view/306